isi blog

chados sangkek. Diberdayakan oleh Blogger.

Lencana Facebook

Bilang lirik lagu cipt Chados Sangkek

Diposting oleh CHADOS-SANGKEK On 01.33.00 0 komentar

Bilang..bilang..bilang dan bilang
Za harus seperti apa yang ko mau

Ko hanya mara trus pergi
za tra tau juga kenapa ko seperti itu

Mungkin za talalu sayang ko
sampai za tra tau apa yang za harus lakukan

Mama yo" Dunia su bagaimana ni
mo cerita kisah ini deng sapa ka

Dewa tolong za ka
lima menit lagi za su mo gila 





PIDATO PERPISAHAN SD YPK MARKUS KOHOIN SORONG SELATAN

Diposting oleh CHADOS-SANGKEK On 04.00.00 0 komentar



                                                           PIDATO PERPISAHAN




Syalom…….!!!
Selamat pagi dan salam sejahtra
Yang terhormat kepala sekolah SD YPK MARKUS KOHOIN
Yang kami hormati Guru-Guru sekalian yang berbahagia,orang tua siswa SD YPK MARKUS KOHOIN  dan teman teman yang saya cintai

Puji syukur atas waktu dan kesempatan ini,sehingga  kita dapat hadir di tempat ini dalam  acara perpisahan kelas enam SD YPK MARKUS KOHOIN tahun ajaran 2018-2019.

Pagi ini  saya mewakili teman teman menyadari bahwa selama kami menjadi siswa di SD YPK MARKUS KOHOIN.  Pernah membuat Guru menjadi kesal ,kecewa,sedih atapun mara , oleh karna itu kami menhaturkan permohonan maaf dari hati Bapak-Ibu Guru .

 Pada kesempatan ini juga saya mewakili teman-teman mohon maaf pada Bapak , Ibu Guru, ayah bunda kami.

Atas kesalahan  baik yang di lakukan secara sengaja maupun tidak sengaja.  saya dan teman teman  berterima kasih yang sebesar besarnya kepada Bapak- Ibu Guru dan juga ayah bunda kami yang telah mendidik menjadi siswa yang disiplin dan berprestasi .

Untuk teman teman tercinta Enam Tahun lamanya kita bersama, tentunya ada rasa suka maupun duka yang datang menhampiri dalam menuntut ilmu.

Semua itu tak bakal di lupakan begitu saja,  saya ucapkan selamat berpisah dan selamat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Semoga perpihasan ini menjadi kenangan indah selamanya
Sukses untuk terus maju meraih cita-cita .

Semoga SD YPK MARKUS KOHOIN selalu jaya

SEKIAN DAN TERIMA KASIH

legenda rakyat maybrat

Diposting oleh CHADOS-SANGKEK On 06.54.00 0 komentar

Cerita rakyat yang melegenda yang diwariskan dari generasi kegenerasi diceritakan berulang kali oleh orang tua tentang asal usul orang kambu yaitu pada suatu ketika hidup sebuah keluarga yang belum mendapatkan keturunan, pada suatu hari mereka pergi kedusun untuk berkebun.

Sistem bercocok tanam yang dilakukan secara turun temurun adalah membersihkan semak belukar dan menebang pohon setelah itu dibiarkan beberapa hari sampai kering barulah dibakar selanjutkan kebun siap untuk ditanami.

Pada saat pembersihan kebun untuk ditanam dengan tanpa disengaja tanggan digigit ular kaki seribu dan mengeluarkan darah. 

Darah dikuburkan di lubang yang dibuat untuk menam ubi atau keladi, setelah dikuburkan mereka beranjak pulang karna hari sudah senja yang dijemput aroma malam dengan nyanyian burung kontaif menemani mereka dalam perjalanan pulang kerumah kebun.

Membaringkan tubuh karena sudah seharian bekerja membanting tulang di ladang, dalam tidur tidak ditemukan petunjuk khusus yang disampaikan alam kepada mereka dan pada keesokan harinya mereka melanjutkan aktifitas seperti biasanya yaitu kembali kekebun dalam perjalanan menembus embun pagi yang teramat dingin serta nyanyian burung-burung pagi tidak juga ditemukan petunjuk khusus tentang sebuah misteri alam dengan terus melangkah semakin mendekati kebun barulah terdengar ada suara.

Tangisan seorang bayi dalam situasi yang penuh ketakutan mereka memberanikan diri untuk terus melangkah maju mendekati suara itu ketika semakin dekat Ia dikejutkan dengan sosok seorang bayi laki-laki yang berada ditempat dimana darah itu dikuburkan. 

Cerita selanjutnya menjelaskan bahwa sebelum bayi laki-laki tersebut diangkat pertama-tama merekan membuat ritual kecil yang disebut tane boo, setelah mantra slesai dibaca barulah mereka bertanya apakah kau manusia.

Atau penunggu dalam selang waktu beberapa menit terdengar jawaban bayi itu yang disampaikan lewat petunjuk alam kayu berger menandakan bahwa dia adalah manusia, pertanyaan itu membuat mereka.

Langsung bergegas mengangkatnya dan dibawahnya pulang kerumah kebun, dibersihkan dan dirawatnya menjadi remaja dan diberi marga kambu.

Cerita rakyat itu perlu dilestarikan sebagai warisan budaya walaupun kita berbeda pendapat tentang cerita itu wajar karena sumber informasi kita berbeda, namun tetap dalam satu gerbong melestarikan budaya lewat tulisan karna kata-kata dapat sirnah tetapi tulisan mengabadikanya.

Legenda orang Kambu yang apa bila dijelaskan dalam kaca mata theologia sudah pasti tak pernah akan ditemukan titik temu alias jawabannya karena keyakinan pada legenda itu pilihan hidup yang bisa dijawab dengan takaran kejujuran yang tersaring oleh hukum alam. Legenda asal mula orang kambu.

Dituliskan kembali dengan tujuan melestarikan budaya karena kata orang kebanyakan di planet ini bahwa bangsa yang pintar adalah bangsa yang selalu menghormati dan menghargai budaya-Nya.

Demikian cerita legenda Marga Kambu. Akut, Bakit Kambu. Pokoknya kita tidak ingin hilang dari sejarah, maka menulis dari mana kamu berasal, jadikan tulisan sebagai ikatan lima sampai sepuluh generasi selanjutnya.


CERITA RAKYAT DANAU UTER

Diposting oleh CHADOS-SANGKEK On 05.06.00 0 komentar

Cerita rakyat danau uter kabupaten maybrat
ASAL-USUL DANAU UTER # Part II
KABUPATEN MAYBRAT PROVINSI PAPUA BARAT
Cerita rakyat wariskan dari generasi kegenerasi yang diceritakan orang tua saya tentang asal usul Danau Uter di Kabupaten Maybrat.

Pada suatu hari ketika seorang pemuda ia berburu di wilayah kepala air Danau uter, ia berburu mengunakan tombak, parang bersama seekor anjing yang ia membawa untuk berburu . Diperjanan sebelum tiba di tempat dimana mata air danau uter , ia telah mendapatkan seekor babi hutan hasil buruan si pemuda ini.

Pada saat si pemuda ini memikul seekor babi hasil buruannya dengan berjalan, tiba tiba ia mendengarkan suara anjingnya mengonggong. iapun terus berjalan menhampiri anjingnya yang sedang berusaha mendapatkan mansanya dengan mengunakan satu tanganya.

Si pemuda ini mendekat dan melihat kearah anjingnya yang sedang berusaha mengali tanah yang berada di bawah bandar kayu. iapun menaruh tombak dan mengantung seekor babi dan mengali akar-akar kayu untuk melihat apa yang ada dbawah Bandar kayu itu.
 pemuda ini  bersama seekor anjing terus mengali, disaat mengali akar-akar kayu, iapun mendapatkankan pasir,siput ,batu-batu kecil dan terasa tanahnya basah.
Ketika pemuda ini terus  mengali maka keluarlah seekor tikus (krau) dari Bandar kayu ,dengan spontan anjingnya mengejar tikus dan secara tiba-tiba air keluar dari tempat galian si pemuda itu.

Dengan ketakutan si pemuda ini lari searah tikus dan anjingnya, air yang keluar dari Bandar kayu itu mengalir mengikuti jejak Tikus,Anjing dan Pemuda ini.Karena Air yang keluar seperti air Bah maka si pemuda itu mati tertimpah air disunau .
Anjingnya terus mengejar tikus ( krau) dan Air Bah mengikutinya dari belakang,lebih dari 8 ( Delapan) Km,anjing itupun mati tertimpah Air Bah.Tinggal seekor tikus yang berlari dan Air Bah mengikutinya.

Di tempat aya heren ( panta air ) tikus itupun masuk di dalam lubang batu ,sehingga air bah itu juga masuk kedalamnya. Maka disitulah batas Danau Uter.


Demikian cerita legenda DANAU UTER. Jadikan tulisan sebagai krakter hidup untuk mengabadikan cerita rakyat dari manapun kamu berada dan apapun ceritanya. Asalakan ikatan lima sampai sepuluh generasi memgerti Legenda Cerita Rakyat Mereka.By,Chados.Sangkek  

Cerita rakyat danau uter kabupaten maybrat

Diposting oleh CHADOS-SANGKEK On 06.51.00 0 komentar



Cerita rakyat danau uter kabupaten maybrat
ASAL-USUL DANAU UTER # Part II
KABUPATEN MAYBRAT PROVINSI PAPUA BARAT

Cerita rakyat wariskan dari generasi kegenerasi yang diceritakan orang tua saya tentang asal usul Danau Uter di Kabupaten Maybrat.

Pada suatu hari ketika seorang pemuda ia berburu di wilayah kepala air Danau uter, ia berburu mengunakan tombak, parang bersama seekor anjing yang ia membawa untuk berburu . Diperjanan sebelum tiba di tempat dimana mata air danau uter , ia telah mendapatkan seekor babi hutan hasil buruan si pemuda ini.

Pada saat si pemuda ini memikul seekor babi hasil buruannya dengan berjalan, tiba tiba ia mendengarkan suara anjingnya mengonggong. iapun terus berjalan menhampiri anjingnya yang sedang berusaha mendapatkan mansanya dengan mengunakan satu tanganya.
  
Si pemuda ini mendekat dan melihat kearah anjingnya yang sedang berusaha mengali tanah yang berada di bawah bandar kayu. iapun menaruh tombak dan mengantung seekor babi dan mengali akar-akar kayu untuk melihat apa yang ada dbawah Bandar kayu itu.

 pemuda ini  bersama seekor anjing terus mengali, disaat mengali akar-akar kayu, iapun mendapatkankan pasir,siput ,batu-batu kecil dan terasa tanahnya basah.
Ketika pemuda ini terus  mengali maka keluarlah seekor tikus (krau) dari Bandar kayu ,dengan spontan anjingnya mengejar tikus dan secara tiba-tiba air keluar dari tempat galian si pemuda itu.

Dengan ketakutan si pemuda ini lari searah tikus dan anjingnya, air yang keluar dari Bandar kayu itu mengalir mengikuti jejak Tikus,Anjing dan Pemuda ini.Karena Air yang keluar seperti air Bah maka si pemuda itu mati tertimpah air disunau .

Anjingnya terus mengejar tikus ( krau) dan Air Bah mengikutinya dari belakang,lebih dari 8 ( Delapan) Km,anjing itupun mati tertimpah Air Bah.Tinggal seekor tikus yang berlari dan Air Bah mengikutinya.

Di tempat aya heren ( panta air ) tikus itupun masuk di dalam lubang batu ,sehingga air bah itu juga masuk kedalamnya. Maka disitulah batas Danau Uter.
Demikian cerita legenda DANAU UTER. Jadikan tulisan sebagai krakter hidup untuk mengabadikan cerita rakyat dari manapun kamu berada dan apapun ceritanya. Asalakan ikatan lima sampai sepuluh generasi memgerti Legenda Cerita Rakyat Mereka.By,Chados.Sangkek 

Sekilas tentang Teminabuan

Diposting oleh CHADOS-SANGKEK On 02.53.00 0 komentar

Sekilas tentang Teminabuan

Teminabuan adalah kota kecil yang menjadi ibukota Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat. Teminabuan memang tidak seterkenal ibukota kabupaten lain di Papua Barat seperti Sorong, Manokwari, Bintuni, maupun Fak Fak. Namun ternyata kota kecil ini banyak menyimpan keindahan dan keunikan tersendiri yang tidak kalah dibandingkan dengan ibukota kabupaten lainnya di tanah papua. Apa saja itu? Ayo kita intip satu- satu.
Jalan Menuju Teminabuan
 Untuk menuju ke Teminabuan (selanjutnya disingkat menjadi Temi ) ada 3 opsi, yaitu lewat darat, laut dan udara dari Kota Sorong.  Melalui jalan darat bisa menghabiskan waktu 4-6 jam menggunakan mobil Strada dari terminal di sorong. Biaya yang dikeluarkan 250 ribu kalau duduk di dalam mobil dan 150 ribu kalau duduk diluar ( istilahnya : ding-dong ). Selain murah, ber ding-dong ria memang lebih menantang dan mengasikkan, tp jeleknya kalau hujan kehujanan panas kepanasan,badan  terguncang guncang karena jalan yang offroad, belum lagi kepala tidak aman dari pohon2 yang melintang. Bisa2 sampai di Temi udah jadi peyek, tp hey its fun!
Opsi 2 bisa menggunakan pesawat perintis dr bandara DEO Sorong, ongkosnya hanya 100ribuan, waktu singkat, tp resiko tinggi dari segi keamanan,  jadwal tidak menentu, delay bahkan tidak jadi terbang serta  bagasi yang sangat sangat terbatas.  Opsi terakhir lewat laut namun tidak disarankan karena lama (banget) , kecuali bawa barang besar. Hehe..
Sungai Taputar
 Ohya Ditengah perjalanan darat,  jangan lupa untuk mampir disuatu tempat bernama sungai Taputar, kira kira terletak di pertengahan jalan menuju Teminabuan, antara kab Maybrat dan Sorsel. Sesuai namanya ditempat ini terdapat sungai buntu besar yang berputar dan menghisap kedalam. Apa saja yang masuk bisa menghilang tanpa jejak. Mungkin masuk kedalam aliran sungai bawah tanah kali ya.?. Sangat disarankan untuk tidak berenang.
Setelah berjuang dijalan, akhirnya sampai juga di Temi, Kota kecil yang ramah dan tenang. Tidak perlu bingung mencari penginapan disini karena memang penginapan tidak banyak. Jadi dr mobil langsung minta antar ke penginapan atau pakai ojek (yang helm kuning). Jangan sungkan untuk berbaur dengan masyarakat sekitar, mereka ramah2 kok. Selain masyarakat pribumi papua, disini juga banyak pendatang dari berbagai daerah di indonesia terutama dari jawa dan sulsel.
Salah satu sudut Teminabuan (Menuju panta kapal)
 Objek apa saja yang bisa di nikmati di Temi dan Sekitarnya?
1. Sungai Kohoin
Teminabuan dibelah oleh sebuah sungai yang bernama Sungai Kohoin.  Sebuah sungai yang cukup deras dengan warna bening kehijau2an. Sungai ini dibeberapa tempat mengalamai pelebaran membentuk seperti kolam besar. Kolam2 itu antara lain adalah Panta Kapal, dan Kali Gadis. Mengenai sungai kohoin akan saya bahas lebih jauh d pstostingan berikutnya.
Sungai Kohoin – Panta Kapal
 2. Air terjun Kohoin
Sungai Kohoin ini bermuara sebagai air terjun Kohoin ditengah hiruk pikuknya suasana pasar tradisional di Teminabuan. Ya, Air terjun ini memang terletak dibelakang pasar Temi (pasar Ampera). Setelah berbelanja di pasar ampera anda bisa mampir sebentar menikmati air terjun Kohoin dan suara desiran air yang bertabrakan dengan bebatuan..
Air terjun Kohoin
Air terjun Kohoin (saat pasang)
3. Kali Sembra
Kali sembra memang tidak terletak ditengah kota (tepatnya di distrik srer) , untuk menuju kesana anda bisa menggunakan ojek helm kuning. Lama perjalanan kira2 10 menit dan ongkos sekitar 10-20 ribu, tergantung kepandaian tawar menawar.  Kali sembra dikelilingi pohon2 tropis yang tenang dan rimbun, dengan air yang sangat jernih, namun cukup dalam.
Kali Sembra

4. Beberapa tempat menarik lain di Temi
Masih ada lagi beberapa tempat yang cukup menarik untuk dilihat di Teminabuan antaralain pelabuhan teminabuan, Monumen Trikora, rumah perahu sorong selatan, memancing di Konda. Dan bila anda berminat, anda bisa mengunjungi  daerah perkantoran Sorsel di Keyen, kira2 30 menit perjalanan menggunakan ojek.
Pelabuhan Teminabuan
Itulah dia sekilas informasi mengenai Teminabuan, semoga bermanfaat.

Category : | Read More......

MAYBRAT - Pleno rekapitulasi perhitungan suara Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maybrat, yang berlangsung di Kantor KPU Maybrat, sejak Jumat (24/2/2017) pagi hingga Sabtu (25/2/2017) dini hari ricuh. Ketua KPU Kabupaten Maybrat, Maria Kocu, dipukul oleh salah seorang perwakilan Tim sukses pasangan calon.
Dari pantauan MNC MEDIA di dalam ruangan Pleno, awalnya usai pembacaan hasil rekapitulasi terjadi sanggahan oleh salah seorang saksi dari tim sukses paslon nomor urut 2 yang memprotes adanya kecurangan pada sejumlah TPS di Distrik Aitinyo Barat. Protes tersebut langsung ditanggapi Ketua KPU Maybrat, Maria Kocu dengan mendiskualifikasi hasil pleno tersebut.
Mendengar keputusan Ketua KPU, saksi dari timses nomor urut 1 langsung menuju meja pimpinan rapat dan memukul Ketua KPU Maria Kocu. Selanjutnya, kericuhan di dalam ruangan rapat tak terhindarkan. Sejumlah saksi timses nomor urut 1 mengamuk dan mengejar Ketua KPU yang langsung diselamatkan oleh sejumlah aparat Kepolisian.
Kapolres Sorong Selatan/Maybrat dan sejumlah perwira TNI POLRI serta sejumlah anggota Brimob langsung meredakan situasi di dalam ruangan rapat pleno dan menenangkan sejumlah saksi dari Paslon nomor urut satu. Ketua KPU Maria Kocu langsung diamankan di ruang kerjanya oleh sejumlah aparat Brimob bersenjata lengkap.
Rapat Pleno akhirnya ditunda sementara, dimana perwakilan Bawaslu dan KPUD Papua Barat beserta Kapolres Sorong Selatan melakukan pertemuan tertutup dengan Ketua KPU Maybrat di ruang kerjanya.
Usai pertemuan di ruang kerja ketua KPU, lima anggota Komisioner KPU melakukan rapat tertutup. Setelah itu rapat pleno perhitungan suara yang dilanjutkan kembali dengan dipimpin oleh Plt Ketua KPUD Maybrat, Nehemia Isir bersama 4 komisioner lainnya.
Plt Ketua KPUD Maybrat pun membatalkan diskualifikasi awal yang ditetapkan oleh Ketua KPU Maria Kocu. Selanjutnya dilakukan perhitungan dan penetapan hasil pleno, 260 TPS di 24 distrik, dengan menetapkan pasangan nomor urut satu, Karel Murafer - Paskalis Kocu sebagai pemenagan pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maybrat, dengan perolehan suara, 14,459, dan pasangan nomor urut 2, Karel Murafer Yance Way dengan perolehan suara sebesar 14.364, hanya selisih 94 suara.

Category :

politik Papua ke sidang Majelis Umum PBB

Diposting oleh CHADOS-SANGKEK On 21.59.00 0 komentar

TEMPO.CO, Jayapura- Masuknya isu hak asasi manusia (HAM) dan politik Papua ke sidang Majelis Umum PBB yang sedang berlangsung hingga 25 September 2016, adalah kenyataan sejarah yang tidak bisa dihindari dan seharusnya membuat pemerintah Indonesia merefleksikan diri.

Hal itu dikemukakan Pendeta Benny Giay, Ketua Sinode Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua, kepada Jubi Minggu, 18 september 2016 menanggapi meluasnya isu Papua di Pasifik dan dorongan pemimpin negara-negara di Pasifik membawa isu West Papua ke Majelis Umum PBB.

“Bagi saya, ketika masalah Papua sampai ke Majelis Umum PBB oleh para pemimpin negara-negara Pasifik, itu membenarkan pandangan bahwa sejarah sudah saatnya berubah,” ujar Benny Giay yang menyampaikan bahwa setelah 50 tahun Papua di-Indonesiakan, inilah saatnya sejarah akan berubah.

Benny Giay merasa sangat optimistis bahwa harapan masyarakat Papua yang berjuang untuk penentuan nasib sendiri, sedang mengalami kebangkitan khususnya karena didorong oleh kebangkitan di Pasifik.

“Yang terjadi di Pasifik itu adalah kebangkitan kesadaran kemanusian. Di batin saya, kalau solidaritas untuk hak politik (kemerdekaan) maka itu bisa dilakukan profesional saja. Tetapi kebangkitan di pasifik ini melebihi itu,” ujar Giay yang melanjutkan bahwa kebangkitan itu dilandasai oleh satu kekhawatiran besar bahwa bangsa Papua akan punah.

Ferry Marisan, Direktur ElsHAM Papua memandang bahwa kemajuan advokasi isu Papua saat ini hingga ke Majelis Umum PBB terletak pada pihak yang mengadvokasi, yaitu negara.

“Kalau dulu advokasi dilakukan di Jenewa,Swiss oleh masyarakat sipil untuk isu-isu HAM Papua, maka kini, melalui Vanuatu dan Solomon bahkan Tonga, advokasi sudah meningkat ke New York oleh tangan negara,” ujar Ferry.

Ketika isu Papua masuk ke Majelis Umum PBB di New York maka artinya, lanjut Ferry, hal itu akan menjadi pembicaraan di tingkat negara-negara lain yang tidak saja Pasifik.

Peter Thomson, Duta Besar Fiji untuk PBB baru saja dilantik sebagai presiden sidang Majelis Umum. Thomson disumpah pada 12 September lalu,  membuka sesi ke-71 sidang Majelis Umum yang terdiri dari 193 negara itu.

“Kita tunggu hasilnya, negara-negara mana yang akan menambah dukungan, tidak saja untuk isu HAM tetapi juga referendum Papua dan agenda pendaftaran Papua ke Komite 24 Dekolonisasi,” ujarnya.

Ketua Umum KNPB dan Tim Kerja
United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Victor Yeimo menilai sudah saatnya PBB mengambil tanggung jawab terkait hak politik Papua. “PBB harus ambil tanggung jawab untuk selesaikan status politik West Papua. Karena itu kekuatan rakyat dalam ULMWP, bersama negara  Pasifik dalam Koalisi Pasifik untuk West Papua  akan mendorong masalah ini ke Komite Dekolonisasi PBB untuk dapat memfasilitasi referendum,” ujarnya.

Melalui proses itu, kata Victor, Indonesia juga akan didesak untuk menghentikan kejahatan kemanusiaan yang terus berlanjut di West Papua.

Tetapi Ferry Marisan mengingatkan bahwa proses ini panjang dan bisa bertahun-tahun untuk meyakinkan negara-negara lain terus mendukung Papua. “Sekalipun demikian, capaian saat ini sudah membuka jalan ke sana,” ujarnya.

Baik Ferry maupun Pendeta Benny Giay tidak khawatir akan proses yang memakan waktu tersebut. Menurut Giay, justru saat inilah di era globalisasi peluang lebih besar karena banyak manusia bisa melihat apa yang terjadi.

“Kebangkitan solidaritas saat ini adalah tanda kebangkitan kesadaran kemanusiaan, dan itu terjadi di era globalisasi yang bisa diketahui oleh semua orang melalui media sosial. Saya menyambutnya dengan optmis,”

Category : | Read More......
KO TITIP PESAN DI SINI

kawanku Terima kasih telah mengunjungi alamat apa kabar papua!

Lencana Facebook

Followers

Blog Archive

Blog Archive

Category

Lencana Facebook

Cs utbir

APA PILIHAMU TENGTAN BLOG INI

flagcounter

free counters

Cari Blog Ini

coba

Calendar




SMS GRATIS

Download

hit counter

Total Tayangan